Infak Memudahkan Sesama Korban Banjir Jabodetabek

Penyaluran Bantuan Ke Wilayah Dampak Banjir Bandang Banten

07 Jan 2020 08:58

Menurut Kepala BNPB Doni Monardo, banjir bandang terjadi karena longsoran material sisa aktivitas tambang bercampur dengan luapan air Sungai Ciberang Banten.

Read More

Kecamatan Lebak Gedong dan kecamatan Sajira, Lebak, Banten masih dipenuhi lumpur bekas banjir bandang yang terjadi awal tahun 2020 kemarin. Tidak hanya itu, beberapa titik terjadi tanah longsor akibat tak mampu menahan debit air hujan yang turun.

Akibatnya, 18 jembatan yang berada di lintasan sungai Ciberang, Lebak, Banten, lumpuh, dan 80 rumah yang berada di dekatnya hanyut terbawa aliran banjir bandang.

Kondisi yang memperihatinkan ini membuat Tim Tanggap Bencana IZI (4/1) lekas bergerak menuju Kec. Lebak Gedong, sebagai wilayah terparah terdampak banjir bandang. Tim IZI bergerak hingga ke perkampungan yang masuk ke dalam Kawasan Taman Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Setelah melewati perjalanan kurang lebih 10 jam dari Kantor Pusat IZI yang berada di bilangan Condet, Jakarta Timur, Tim Tanggap Bencana IZI sampai di lokasi di Posko Kp. Bojongsarung, Desa Lebak Gedong, pada pukul 22.30 Wib.

Asep Keman, koordinator Posko Desa Lebak Gedong, mengaku kesulitan mengumpulkan pengungsi di satu titik tertentu agar lebih mudah mendistribusikan bantuan. Kondisi tersebut juga menyulitkan mereka untuk mengetahui kesehatan para pengungsi.

Menurutnya lagi, pengungsi yang tinggal di posko korban banjir bandang Lebak Gedong sebanyak 300 orang. Mereka adalah pengungsi yang tinggal di desa-desa dengan dampak banjir terparah. Selebihnya, mereka memilih mengungsi di rumah-rumah warga.

"Saat ini pengungsi lebih memilih tinggal di rumah-rumah warga yang dibilang cukup aman ketimbang tinggal di posko pengungsian yang sudah coba kita sediakan, seperti di Madrasah Ibtidaiah,” ujarnya.

Koordinator Tim IZI sekaligus Manajer Mulia Inisiatif, Nurmawan menjelaskan, bawa untuk saat ini bantuan hanya bisa disalurkan oleh petugas-petugas Posko yang ada, mengingat rentannya longsor pada medan yang dilalui serta diiringi curah hujan yang masih tinggi. 

"Saat ini yang dibutuhkan para pengungsi lebih ke pangan, seperti beras, makanan balita, dan susu. Pembalut juga dibutuhkan," tutup Nurmawan. (Fajri/DH)

Update Situation Report Banjir Jabodetabek

03 Jan 2020 05:20

02 Januari 2019

Read More

Assalamualaikum Wr, Wb

Curah hujan yang tinggi dari sore hari Selasa 31 Desember 2019 hingga Kamis 1 Januari 2020 , Merupakan curah hujan tertinggi setelah 24 tahun. Hal ini mengakibatkan meluapnya beberapa sungai dan berdampak Banjir sebanyak 103 titik, serta terjadi longsor di Jabodetabek.
Dampak dari hal tersebut ialah rusaknya fasilitas umum, rumah, kendaraan bermotor dan asset lainnya. Pemadaman listrik dilakukan pada 724 wilayah. Dari Informasi yang didapat 2 Desember 2020 pukul 09.30 WIB.

Banjir JABODETABEK
Senin 2 Januari 2020 pukul 10.00 WIB

Korban:
1. 16 orang meninggal dunia
2. 3.323 jiwa mengungsi

Kerusakan:
1. Transportasi umum seperti KRL, Trans Jakarta dan penerbangan dibatalkan 
2. Hingga pada penutupan Bandara Halim

Respon LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia
Dengan ZAKAT, Gotong Royong Atasi Bencana
Sebaran Wilayah bantuan: 
1. Tambun 
2. Cibitung 
3. Banten 
4. Bidara Cina 
5. Condet
6. Kali Malang
7. Jati Asih 
8. Rawa Lumbu 
9. Kemang Pratama

"Program Tanggap Respon Cepat IZI" :

>Emergency Response
1. Distribusi logistic berupa makanan dan minuman
2. Perlengkapan Kebersihan (Higen Kits)
3. Family Kits, School Kits

>IZILectric (Nyolok Listrik Gratis)
Penyediaan sumber listrik sementara

>Gotong Royong Bersih - Bersih
Membersihkan Masjid, Sekolah dan Fasilitas Umum lainnya

Posko Utama :
1. Kantor Pusat LAZNAS IZI  Jl. Condet Raya No.54 D-E, RT.1/RW.3, Batu Ampar, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13520 Telp.(021) 87787325
2. IZI Banten : Jl. Wisma tajur,Rt.4/10 Cileduk,Tanggerang 
3. Pesantren Tahfidz Fathan Mubina, Jl Letnan Nasir Gg. Durian Noing Rt 003 Bojong kulur Kec Gn Puteri  Bogor

Infak Memudahkan Sesama Korban Banjir Jabodetabek

02 Jan 2020 03:27


Sahabat Zakatpedia, Banjir melanda kembali Apa jadinya jika tiba-tiba tiba banjir melanda rumah kita?


Banjir melanda kembali
Apa jadinya jika tiba-tiba tiba banjir melanda rumah kita?
Semua terendam dan tidak bisa kemana-mana karena semua terkepung banjir.
Kita pun kekurangan makanan,air bersih, pakaian, bahkan  harus mengungsi.

 

Sahabat Zakatpedia, inilah yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang terkena dampak banjir di wilayah Jakarta, Bekasi,dan Wilayah Jabodetabek.
Disaat kita bersama keluarga menikmati liburan akhir tahun, Ada saudara kita yang terkepung banjir.

 

Sahabat mari kita peduli kepada saudara kita yang terkena dampak banjir. 
Saat ini Tim Respon Cepat  Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) sudah disebar ke lokasi banjir dan akan terus membantu hingga banjir surut.


Jangan biarkan saudara kita kesulitan dan banjir makin parah, kami membuka kesempatan selama 3 hari kepada  sahabat untuk Berinfak membantu sesama. 


Yuk, donasi sekarang dengan cara:
1. Isi nominal donasi
2. Klik tombol hijau “DONASI SEKARANG”
3. Pilih Metode Pembayaran
4. Transfer ke nomor rekening yang muncul dan bantu sebarkan melalui media sosial Anda
 
Terima kasih atas segala niat dan bantuannya. Semoga Allah SWT selalu memudahkan hidup kita, sebagaimana kita memudahkan hidup orang lain.
Rp. 50,000,000
18%
Rp. 8,937,300 2
Terkumpul Hari lagi