Infaq Untuk Korban Gempa Lombok

Lebih Dari 1000X Gempa Lombok

26 Aug 2018 11:31

Sebanyak 1.089 gempa susulan terjadi sejak Minggu (5/8/2018).

Read More

Dari total gempa susulan yang ada, setidaknya ada 50 gempa yang terasa.

Melalui rapat koordinator yang dilakukan di Tanjung Kabupaten Lombok Utara, pada Jumat (24/8/2018), telah disepakati bahwa tahap tanggap darurat penanganan gempa Lombok berakhir Sabtu (25/8/2018).

Sumber :  BNPB

______________________________

Alhamdulillah Tim IZI kini sedang melakukan aksi antara lain:

-  Memindahkan posko medis ke tenda pleton, krn posko awal bangunannya sdh tdk aman lagi untuk pasien.
- Pembangunan rumah darurat untuk kaum rentan, balita, lansia dan ibu menyusui dan ibu hamil serta pasca melahirkan.
- Pembangunan sekolah darurat.
- Trauma healing instensif ruhiyah, fikriyah dan jasadiyah

Kami menngajak anda terlibat langsung membantu korban Gempa Lombok dengan doa, harta dan share postingan ini. 

Sepekan Gempa, Tenaga Medis Izi Tangani 35 Ribu Warga Korban Di Kayangan Lombok Utara

20 Aug 2018 09:32

Selasa 14 Agustus 2018 - 19:23 Sudah sepekan sejak tragedi Gempa melanda Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB)

Read More

Tim Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) berada di beberapa titik posko bencana Gempa Lombok. Tepatnya di Desa Dangiang, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara masih menjadi titik yang terisolir dari masyarakat luar.

Dibanding dengan daerah lain, Desa Dangiang ini berada di daerah terpencil yang akses jalan yang terjal akibat longsor namun masih bisa dilewati.

Kondisi tersebut menjadi suatu tugas dan amanah bagi Tim IZI untuk memberikan pelayanan medis 24 jam siaga. Posko selalu dipadati oleh para korban. Setiap harinya hadir 60 - 70 orang lakukan pemeriksaan kesehatan. Diluar dari korban yang dijemput langsung oleh tim medis IZI. 

"Datang sekeluarga dengan berjalan kaki meminta ke posko IZI sisa makanan yang ternyata mereka belum dapat makan selama tiga hari, posisi rumahnya di ujung Desa Dangiang yang tertutup dengan semak-semak diatas bukit." Jelas Nana Sudiana selaku Direktur Pendayagunaan IZI.

Lanjut Nana, menurutnya proses penanganan para korban tidak hanya di Posko, beberapa tim Medis IZI menelusuri lokasi reruntuhan dimana para korban singgah mengungsi.

"Melihat hal itu, tim kami  terus menulurusi kecamatan Kayangan ini khawatir masih ada warga atau korban yang masih berada di sudut Desa." tambah Nana.

Kecamatan Kayangan dengan penduduk 35 ribu jiwa, di 10 Desa diantaranya Desa Dangiang, Desa Sumur biru, Desa Gumantar, Desa Selengan, Salut, Sesait, Pendua, Santong mulia, Pansor.

-Fitri IZI Pusat- 

Source : 
https://kumparan.com/inisiatif-zakat-indonesia-izi/sepekan-gempa-tenaga-medis-izi-tangani-35-ribu-warga-korba

Izi Bersama Mnc Peduli Bergerak Untuk Desa Dangiang, Lombok Utara

10 Aug 2018 06:58

Goncangan – goncangan yang terus di rasakan oleh tim IZI di salah satu posko IZI , desa Dangiang – Lombok Utara.

Read More

Sampai hari Kamis (9/8/18) Tim IZI dengan Wildhan Dewayana-Direktur Utama IZI dan Nana Sudiana Direktur Pendayagunaan IZI masih terus bergerak di posko IZI salah satunya desa Dangiang,Lombok Utara.

Sahabat – sahabat media pun turut memantau IZI , seperti dengan MNC peduli bekerjasama untuk terus menginformasikan berita dan bantuan-bantuan apa saja yang lebih di butuhkan untuk para korban khususnya di Desa Dangiang,kecamatan kahyangan, Lombok Utara.

“malam ini (08/8/2018) kami terus merasakan lebih dari tiga kali goncangan – goncangan kecil dan satu goncangan yang cukup terasa besar, saat tim kami sedang membantu medis para korban di posko kami dan beberapa tim masih menyelusuri sudut-sudut desa untuk melihat kondisi para korban yang belum semua kumpul di posko kami” Ungkap Nana.

“Tadi sebelum gempa susulan terakhir ada kurang lebih 60 orang yang kami obati. Dr Ilyas dan tim kecil kami masih berkeliling menemui pasien-pasien yang lainnya” lanjut Nana.

“Dengan suguhan goncangan Lombok ini tidak mengurangi rasa semangat kami untuk terus memanfaatkan kesempatan yang Allah SWT berikan ini untuk terus membantu dan menolong saudara-saudara kita” Ungkap Wildhan.

Desa Terpencil Belum Terjamaah Bantuan , Desa Dangiang, Lombok Utara : Tim Izi Bangun Posko.

09 Aug 2018 06:02

RABU, (7/8/2018) Tim IZI beserta Direktur Utama Wildhan Dewayana di hari ketiganya di Lombok mendatangi Desa Dangiang, Kecamatan Kayangan- Lombok Utara.

Read More

Desa terpencil yang belum  masuk akan bantuan dari luar dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Desa  yang dekat bibir pantai tapi masih banyak yang belum  mengetahuinya, 90%  jumlah dari rumah yang ada di  Desa tersebut hancur rata dengan tanah.  Rusak,  retak,  bolong, bergeser dan sebagian tertimbun longsor seperti itulah akses jalan yang  Tim IZI lalui untuk menjamah Desa ini.

Alhamdulillah dengan segala kemudahanNya, Tim IZI dapat cepat  memasuki Desa Dangiang. Disambut Haru dan senang dari warga sekitar sangat terasa, tak terkecuali  korban anak – anak dan balita. Banyak korban luka –luka maupun yang meninggal langsung di arahkan oleh ambulance untuk di bawa ke pusat kota. Belum bisa di pastikan berapa jumlah total yang ada.

Wildhan ditemani warga sekitar melihat – melihat langsung kondisi setiap sudut Desa Dangiang. Ustadz. Siradjudin yang menjadi tokoh masyarakat sekitar menceritakan  dengan jelas keadaan Desa Dangiang, terhitung setelah bencana gempa Lombok yang berkekuatan 7 SR (5/8/2018)

“kami belum ada bantuan yang masuk ke Desa ini pak, semua akses listrik, air mati.” Ujar lirih Ustadz.Siradjudin.

Jika warga ingin  wudhu  atau butuh air mereka mengambil dari sumur  sebagian warga yang masih tersisa atau ke laut walaupun dengan rasa khawatir warga mendekati bibir pantai.

Dingin, Gelap

Warga korban Desa Dangiang merasakan suasana Dingin, gelap selama tiga hari  terhitung dari bencana  besar gempa Lombok sebelumnya. Ya, karena listrik pun mati dan mereka hanya di tanah lapang dan istirahat  dibangunan jauh dari layak yang mereka bangun sendiri dari  sisa – sisa  lempengan  atap  bangunan rumah mereka yang hancur. Nasi akik mulai menjadi  konsumsi mereka sehari – hari.

“Sahabat – Sahabat Sekalian Kejadian Ini Tentu Saja Harus Menggerakan Kita Untuk Berbuat Sesuai Kemampuan Yang Kita Miliki Semaksimal Mungkin, Ini Adalah Kesempatan Yang Diberikan Dari Allah SWT Untuk Kita Berbuat Sesuatu” Ungkap Wildhan.

500Kg Perlengkapan Untuk Di Posko Izi Bersama Tim Kedua, Berangkat.

09 Aug 2018 05:54

Sore (7/8/18) Tim kedua IZI diberangkatkan untuk membantu korban gempa lombok dari bandara internasional soekarno Hatta.

Read More

Tim ini merupakan tim gabungan dari IZI, Tim medis RS Harapan Bunda Lampung dan RS Ummi Bogor.
Diantaranya Nana Sudiana selaku Direktur Pendayagunaan IZI dan tim serta tim medis tanggap dr.Afnizal, Rudy, dr.Ilyas Saputra, Hendra.

“Bersama Tim Kami Juga Membawa Obat-Obatan, Vitamin, Dan Alat Kesehatan Sejumlah Kurang Lebih 500 Kg.”Ujar Nana.

 

Sebelumnya tim pertama (6/8/18) telah berangkat yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama IZI Wildhan Dewayana dan tim. Tim kedua yg berjumlah 6 orang ini sejak kemarin sebenarnya telah bersiap menuju lombok, namun karena harus menyiapkan obat-obatan dan perlengkapan yang diperlukan serta barang-barang tambahan lainnya, Alhamdulillah semua baru siap menuju lombok sampai siang tadi dan tepat pkl 18.15 WIB terbang menuju lombok.

Bersama tim kedua ini, diantara perlengkapan yang dibawa merupakan obat-obatan, alat kesehatan plus alat sollarcell untuk listrik dan peralatan rescue lainnya.

Beberapa posko pun sudah siap di beberapa titik yang sudah di survey tim pertama. titik yang menjadi fokus tim pertama adalah titik yang kondisi lebih parah serta belum banyak bantuan masuk, salah satunya di kecamatan Kahyangan,Lombok Utara.

“Nama Bayinya Muhammad Gempa Ya Bu?” Canda Hangat Wildhan Dengan Pengungsi Di Mataram,lombok

09 Aug 2018 05:43

Jakarta, (07/8/18) Diantara pukul 22.50 WITA kembali dirasakan gempa susulan sebesar 5,4 SR dan di pukul 02.05 WITA kembali dengan kekuatan gempa 5,5 SR

Read More

Tim Inisiatif Zakat Indonesia  (IZI) merasakan hal tersebut saat posisi tim di Kota Mataram, Lombok.  Subuh Dini hari, setelah menjalankan ibadah shalat subuh  di masjid Islamic Center kota Mataram  Tim Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) langsung menyisiri  kondisi  masjid  Islamic center dan sekitarnya.  Masjid yang gagah dengan arsitektur nya kini beberapa sudut exterior atau  bagian luarnya  telah hancur , roboh. Walau begitu kegiatan ibadah di dalam bangunan  masih terus di jalankan oleh masyarakat sekitarnya.


Ternyata, bukan hanya  itu yang di dapati oleh tim IZI. Di pelataran sekitar masjid banyak masyarakat yang mengungsi dengan perlengkapan seadanya,  belum lengkap dengan tenda – tenda layak pada umumnya. Sebagian besar masih beralaskan  terpal, bahkan ada Bayi yang  hanya beralas terpal tipis. Direktur Utama  IZI, Wildhan Dewayana  tak lupa langsung bercengkrama  ramah  untuk menanyakan kondisi kesehatannya  bagaimana, bagaimana kondisi rumah yang ditinggalkan. Tentunya dengan obrolan hangat dan  menghibur  keluarga  – keluarga yang  mengungsi di pelataran masjid Islamic Center, Mataram, Lombok.

 

“Nama Bayinya Muhammad Gempa Ya Bu?” Canda Direktur Utama IZI Kepada Salah Satu Ibu Yang Mengungsi Di Pelataran Masjid Islamic Center, Dengan Tertawa Kecil  Dijawab “Namanya Muhammad Yusuf Pak”. Dan Ibu – Ibu Yang Satu Alas Terpal Tipis Lainnya Pun Ikut Tertawa Mendengar Candaan Hangat Wildhan.

 

“Sebagian masyarakat yang mengungsi memang masih merasa khawatir  karena  gempa susulan yang  terakhir yang mereka rasakan  pada malam hari (7/8/18),yang mengkhawatirkan banyak anak –anak bahkan bayi yang berada di pelataran masjid Islamic Center Mataram ini. Kebutuhan makanan terutama memang sangat dibutuhkan di titik ini yang dimana banyak warga yang rumahnya sudah rusak.  Untuk itu partisipasi dan bantuan sahabat  sangat di perlukan disini” Ungkap Wildhan Dewayana

Indonesia Kembali Berduka : Gempa Lombok 7Sr , Korban 91 Meninggal & 209 Luka-Luka

09 Aug 2018 05:15

Korban hingga senin (6/8/2018) tercatat 91 korban meninggal dunia, 209 orang luka – luka, serta ribuan rumah rusak. ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jl Pramuka, Jakarta Timur.

Read More

Dari data release berita oleh BNPB korban lebih banyak terdapat di Lombok Utara, wilayah merupakan salah satu lokasi yang memiliki tingkat darurat yang tinggi. Bantuan  dari beberapa pihak baik pemerintah maupun lembaga non structural  dengan cepat  dan tanggap segera turun membantu.

Begitupun dengan lembaga amil zakat nasional Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) dengan cepat tanggap langsung kordinasi untuk menurunkan beberapa titik posko bantuan khususnya di titik – titik yang pusat gempa dan status titik darurat.  Bantuan yang di berikan melalui dana Zakat, infaq, dan sedekah kepada para korban bencana alam di wilayah NTB.

“Sebagaimana Yang Telah Dijelaskan Pada Saat Seminar Internasional IZI Bulan April Lalu Yang Membahas Mengenai Bolehnya Dana Zakat Untuk Proteksi Korban Bencana. Terlebih NTB Merupakan Wilayah Yang Dipadati Oleh Warga Muslim, Sehingga Hal Ini Sudah Menjadi Suatu Kewajiban Untuk Membantu Para Korban Bencana, Keluarga Yang Ditinggalkan Serta Bantuan Logistik Lainnya.” Tutur Wildhan Dewayana Selaku Ditektur Utama IZI Dalam Keterangan Pers Konferensi  Pada Senin Pagi (6/8) Di Kantor IZI Pusat, Jakarta Timur.

 

Wildhan menambahkan, pihaknya akan menugaskan tim ke lokasi bencana demi meringankan beban korban di NTB.

“Dalam hal ini kami sengaja tanggap langsung menurunkan tim untuk membantu meringankan korban bencana di NTB”.

Terakhir, IZI akan membantu salurkan Dana ZIS berupa Logistik Pangan, Kesehatan serta Tempat Singgah.

Infaq Untuk Korban Gempa Lombok

07 Aug 2018 10:39

Salah satu bumi terindah di Indonesia, Lombok Nusa Tenggara Barat diguncang musibah gempa bumi pada Minggu 5 Agustus 2018.


Hingga senin (6/8/2018) korban meninggal akibat gempa mencapai 82 orang, ratusan luka-luka, ribuan orang mengungsi ke tempat yang lebih aman, dan terdapat 13 titik lokasi pengungsian


Ratusan rumah, fasilitas umum seperti rumah sakit, masjid, sekolah, bandara, dan kampus rusak akibat guncangan yang sangat dahsyat. Guncangan gempa sebesar 7.0 SR ini pun dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di Bali.

 

Saat ini korban gempa Lombok yang mengungsi membutuhkan banyak kebutuhan pangan dan medis.


Kami berinisiatif membuat program pengumpulan infaq untuk korban gempa Lombok di zakatpedia yang nantinya kami salurkan berupa bahan makanan dan medis untuk para pengungsi. 


Sahabat zakatpedia, mari berikan bantuan terbaik untuk saudara kita di Lombok dengan cara:

 1. Isi nominal donasi

2. Klik tombol hijau “DONASI SEKARANG”

 

3. Pilih Metode Pembayaran

4. Transfer ke nomor rekening yang muncul dan bantu sebarkan melalui media sosial Anda

 

Terima kasih atas segala niat dan bantuannya. Semoga Allah selalu memudahkan hidup kita. Barangsiapa memudahkan hidup orang lain, hidupnya akan dimudahkan oleh Allah SWT.

 

Infaq Terkumpul
Rp. 100,000,000
19%
Rp. 19,320,400 Terkumpul dari Rp. 100,000,000
0 hari lagi