Zakat Sewa Aset

Zakat Sewa Aset

Dikenakan terhadap hasil sewa aset dan di keluarkan saat menghasilkan. Kadarnya 5 persen untuk penghasilan kotor, 10 persen untuk penghasilan bersih.

Zakat sewa aset atau zakat al-mustaghallat adalah zakat yang dikeluarkan dari hasil penyewaan sebuah aset. Penyewaan aset adalah menyediakan barang untuk disewakan bukan dijual fisiknya seperti mobil, rumah , tanah atau gedung.

Dengan demikian zakat sewa aset dikeluarkan dari hasil sewanya bukan dari niat asetnya.


Hasil penyewaan aset dikeluarkan zakatnya karena hasil sewa merupakan bagian dari maal atau harta yag terpenuhi 3 kriteria nya :

1. Mempunyai nilai ekonomi yaitu nilai tukar, bukan sesuatu yang gratis untuk mendapatkannya boleh dibantu dengan imbalan kecuali kalau sesuatu itu di tabarru’ kan.

2. Setiap orang cenderung menyukainya dan memerlukannya.

3. Dibenarkan pemanfatannya secara syar’i.

Zakat sewa aset memiliki kemiripan dengan yang berlaku dalam penghitungan zakat hasil tani, oleh karenanya penghitungan zakat sewa aset dilakukan dengan cara menganalogikan kepada zakat hasil tani.


Dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Nisab zakat sewa aset adalah 5 wasaq sama dengan 653 kg beras. Jika beras per kg nya adalah Rp 10.000,-maka 653 kg x Rp 10.000,- = Rp6.530.000,-

2. Kadarnya sebanyak 5%

3. Dibayarkan ketika panen/ menghasilkan.


Contoh:

Bapak H. Muhidin adalah seorang yang kaya raya, ia memiliki rumah kontrakan berjumlah 20 pintu, karena sifatnya yang dermawan, arif dan bijaksana, ia menyewakan rumah kontrakannya tidak terlalu mahal, perbulannya seharga Rp 500.000,-/rumah. Setiap bulannya H. Muhidin mengeluarkan Rp 1.000.000,- untuk biaya perawatan seluruh rumah kontrakannya. Berapakah zakat yang harus dibayarkan oleh H. Muhidin ?

Jawab:

Ketentuan zakatnya:

1.  Penghasilan dari rumah kontrakan dianalogikan dengan zakat hasil tani, yaitu nisabnya senilai 653 kg beras atau setara dengan Rp6.530.000,-

2. Dengan tarif 5%.

3. Setiap bulannya H. Muhidin memiliki penghasilan sebanyak 20 x 500.000 = Rp10.000.000,-


Penghitungan zakatnya adalah: 10.000.000 x 5% = 500.000


Zakat Sewa Aset
Nishab Zakat Sewa Aset : 653 kg beras, harga beras yang ditentukan dan disepakati oleh IZI adalah senilai Rp. 10,000 per kilogram sehingga nisab zakat sewa aset saat ini adalah senilai : Rp. 6,530,000
JUMLAH Zakat Sewa Aset YANG WAJIB DIBAYARKAN ADALAH : (5% dikali penghasilan kena zakat) Rp. 0
INFAQ
BAGIKAN